RSS

Selendang Merah

08 Apr

Teater Besar, Institut Seni Indonesia Solo pada 7 April 2013.

Malam ini saya membeku. Terpesona melihat tontonan yang ada di depan saya. Hebat sekali!

Tiap babak menyeret saya secara paksa untuk memasuki ruang imajinasi sang sutradara Garin Nugroho. Bercerita tentang dunia yang sedang jungkir balik, ketika perilaku manusia sudah tidak dapat dikendalikan lagi, sementara yang berkuasa tidak berpihak pada kaum yang lemah. Semua kehidupan layaknya sirkus, serba jungkir balik penuh tragedi dan ketidakterdugaan. Mengalun dengan sangat indah alur ceritanya.

Tiap gerak para seniman yang ikut bermain membuat hati saya bertanya “Seperti apa pola latihan mereka? Sekeras apa mereka berlatih ya? Kok gerakannya bisa seperti wayang kulit? Sial!”.

Iringan latar musiknya pun sangat-sangat memanjakan telinga, membuat setengah alam sadar saya bergetar menikmatinya, dan jiwa seakan ingin terlepas begitu saja. Bermain dengan hati dan terasa hingga ke hati. Singkatnya seperti itu.

5484_117367191785675_1367284456_n

 

209002_117373928451668_1995674541_n

 

selendang-merah-2-GATRAnews-Eva

Selendang Merah, sebercik pemikiran kritis yang sangat tajam dari seorang Garin Nugroho untuk Negri ini. Keadaan yang sekarang ini sedang terjadi dan sangat dekat dengan kita. Tololnya, kita seakan menikmati hal ini dan sama sekali ‘tidak bisa bergerak’. Benar-benar tontonan yang sangat saya sarankan untuk teman-teman.

Di akhir pertunjukan saya ingin menangis rasanya, hati saya kembali bertanya, “Kapan ya saya bisa membuat karya yang melebihi ini?”.

Semoga para pekerja seni di Negri ini tetap ‘utuh’ dan ‘digdaya’.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 8, 2013 in BEBAS

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: