RSS

Berduka Atas Kematian Ide, Inisiatif dan Spontanitas Di Indonesia

25 Jan

Kerbau

Miris mendengar seseorang berkata, “Jangan seperti kerbau yang harus di colok dulu hidungnya baru mau bergerak!”

 

Saya yakin, setiap manusia pasti memiliki ide di kepala mereka. Entah benar atau kurang benar, entah baik atau kurang baik. Tapi semua ide menurut saya baik, yang kurang baik itu adalah ketika ide itu tidak disampaikan. Bukankah baik atau kurang baik itu adalah tanggapan yang sangat lumrah?

Begitupun Inisiatif. Tiap kepala pasti memilikinya. Manusia pun dibekali insting untuk merespon sesuatu yang ada disekitarnya. Ketika melihat keadaan tertentu, biasanya insting itu keluar begitu saja dan akhirnya kita bisa bersikap. Tidak perlu saya contohkan bukan?

Permasalahannya, kita tanggap atau tidak. Berani atau tidak. Itu saja.

Muak sekali ketika melihat layar televisi. Adanya koordinator atau crew TV yang memberi aba-aba untuk tepuk tangan atau joged adalah bukti jika ‘ide, inisiatif dan spontanitas’ di Indonesia buruk. Semua itu terasa semakin buruk ketika hal itu dilakukan karena mendapat upah!

Sebodoh itukah kita? Sampai tepuk tangan dan joged pun harus diberi aba-aba?
Semurah itukah ide, inisiatif dan spontanitas kita dibeli?

Ingin tepuk tangan? Tepuk tanganlah!
Ingin Joged? Jogedlah!

Seperti mental babu saja.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 25, 2013 in BARA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: